Kenapa penderita buta warna banyak yang berasal dari laki-laki daripada perempuan?

kasus ketigaJika sebagai seorang penderita Buta Warna pastinya anda kurang memperhatikan bahwa penderita buta warna banyak berasal dari kaum laki-laki. Saya juga ketika pertama kali mengetahui bahwa saya buta warna juga tidak sadar bahwa penderita buta warna itu  banyak yang berasal dari kaum laki-laki. saya baru nyadar ketika saya sering diminta saran oleh penderita buta warna untuk LOLOS dalam seleksi PTN ataupun perusahaan dan pada saat itulah saya sadar tidak ada wanita yang meminta saran kepada saya. setelah itu baru saya mencari informasi bahwa fakta mengatakan 8% laki-laki di dunia ini menderita buta warna sedangkan pada wanita hanya 0,5%. Kenapa hal itu bisa terjadi? Hal tersebut bisa terjadi karena Kromosom/Generik kita. Baiklah, saya akan menjelaskan sedikit tentang peran nya kromosom dalam pembentukan jenis kelamin dan buta warna. Pada dasarnya Manusia  memiliki 46 kromosom atau 23 pasang kromosom di dalam setiap sel yang berfungsi untuk menahan sekitar 25.000 gen. 23 pasang kromosom tersebut setiap satu set-nya berasal dari sel ibu (dari sel telur) sedangkan sisa set yang lain berasal sang ayah (dari sperma). Setelah itu, dari total 46 kromosom tersebut maka 22 pasanganya (44 kromosom) merupakan kromosom yang sama baik pada pria ataupun wanita, disebut juga dengan autosomes. Sedangkan pasangan yang ke 23 merupakan kromosom kelamin yang berbeda jenisnya untuk pria ataupun wanita. Wanita akan mempunyai 2 kromosom X yaitu ‘(XX)’ sedangkan pria akan mempunyai 1 kromosom X dan 1 kromosom Y yaitu ‘(XY)’. Para penderita buta warna mengalami kelainan pada ‘Sex X linked’ pada pasangan kromosom yang ke-23 yang diturunkan dari kedua orang tua mereka yang berarti pada kromosom X terdapat kecacatan baik itu dari kromosom ibu ataupun ayah, sedangkan kromosom Y akan cenderung normal artinya kromosom Y tidak membawa faktor buta warna. Seorang ibu dan ayah masing-masing menyumbangkan kromosom yang menentukan jenis kelamin bayi mereka . Ketika kromosom X pasangan dengan X yang lain maka jenis kelamin anak adalah Wanita(XX) . Sedangkan ketika pasangan X dengan Y maka jenis kelamin anak adalah laki-laki(XY) .

Syarat untuk menjadi buta warna pada laki-laki dan perempuan itu berbeda. Laki-laki akan menjadi buta warna jika ‘(X linked)( Y)’ sedangkan wanita harus ‘(X linked)(X linked)’. Jika hanya  “(X linked)(X)” maka wanita tersebut tidak menderita buta warna, tetapi hanya akan menjadi pembawa sifat buta warna(carrier) dan kromosom (X linked) tersebut akan menyebabkan anak laki-laki dari wanita tersebut menderita buta warna pada keturunan selanjutnya. Itulah sebab nya kenapa lebih banyak pria yang menderita buta warna karena pria hanya memiliki satu ‘X Kromosom ‘ yang merupakan faktor dari buta warna sedangkan ‘Kromosom Y’ bukan merupakan faktor dari buta warna, maka peluang pria untuk menderita buta warna lebih besar dari pada wanita.  Jadi wanita hanya bisa menderita buta warna jika terjadi perkawinan laki-laki buta warna dengan wanita carrier (pembawa sifat buta warna). 

 Untuk jelas nya bisa dilihat pada gambar berikut:

Case pertama:

casus pertamaPerkawinan antara laki-laki penderita buta warna (Xlinked)(Y) dengan wanita normal(X)(X) maka dari kedua pasangan ini akan menghasilkan kemungkinan 4 anak yaitu

  1. Anak pertama laki-laki kromosom (X) dari Ibu dan kromosom (Y) dari bapak.

  2. Anak kedua yaitu perempuan, dengan kromosom (Xlinked) dari ayah dan kromosom (X) dari ibu maka anak perempuan ini tidak menderita buta warna tetapi hanya menjadi pembawa sifat(carier) yang akan menyebabkan anak laki-laki keturunan selanjutnya menderita buta warna.

  3.  Anak ketiga yaitu perempuan. Anak ketiga ini sama saja dengan anak kedua yaitu kromosom (Xlinked) dari ayah dan kromosom (X) dari ibu dan hanya menjadi pembawa sifat.

  4.  anak keempat yaitu laki-laki dengan kromosom (X) dari ibu dan kromosom (Y) dari bapak sehingga anak laki-laki ini normal.

 

 

Case kedua:

kasus keduaPerkawinan antara Laki-Laki normal (X)(Y) dengan wanita pembawa sifat/career (Xlinked)(X) maka dari kedua pasangan ini akan menghasilkan kemungkinan 4 anak Yaitu:

  1. anak pertama laki-laki dengan kromosom (X) dari ibu dan kromosom (Y) dari bapak maka anak laki-laki itu normal.

  2. Anak kedua yaitu perempuan dengan kromosom (X) dari bapak dan kromosom (X) dari ibu maka wanita ini normal.

  3. Anak ketiga yaitu perempuan  dengan kromosom (X) dari bapak dan kromsom (Xlinked) dari ibu maka wanita ini akan menjadi pembawa sifat.

  4. Anak keempat yaitu laki-laki dengan kromosom (Xlinked) dari ibu dan kromosom (Y) dari bapak maka anak laki-laki ini menderita buta warna

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s