Buta warna

chromosomeButa warna adalah adalah suatu kelainan yang disebabkan oleh ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu yang disebabkan oleh faktor GENETIS. Sehingga orang yang menderita buta warna tidak dapat membedakan perpaduan aneka warna.

Secara umum, Buta warna dibagi  menjadi dua jenis yaitu Buta Warna Total dan Buta Warna Parsial, dimana pada buta warna total seseorang hanya melihat semua warna menjadi hitam dan putih saja, sedangkan pada buta warna parsial, penderita  hanya akan mengalami kesulitan dalam membedakan warna-warna senada. Secara fisik seseorang dengan buta warna parsial terlihat sama saja dengan orang normal. Artinya, tidak ada kelainan fisik  yang signifikan antara orang normal dengan penderita buta warna parsial. Selain itu, Penderita buta warna parsial juga tidak merasakan sakit ketika melihat suatu objek dengan perpaduan warna, hanya saja penderita buta warna melihat objek tersebut dengan warna yang berbeda dari orang normal walaupun perbedaan itu tidak terlalu signifikan.  Berikut ini ada beberapa sekilas penjelasan tentang penyebab ‘Kenapa penderita buta warna melihat suatu objek bisa berbeda dengan orang normal’.

Buta warna terjadi ketika sel-sel peka cahaya yang terdapat di retina gagal untuk merespon dengan tepat dalam  memvariasikan panjang gelombang cahaya  untuk melihat berbagai warna. Retina ini  merupakan bagian mata yang mengubah cahaya menjadi sinyal saraf. Retina memiliki sel fotoreseptor yaitu sel batang dan sel kerucut (rods and cones) yang menerima cahaya. Sinyal yang dihasilkan kemudian mengalami proses rumit yang dilakukan oleh neuron retina yang lain dan diubah menjadi potensial aksi pada sel ganglion retina.

red cones

Sel batang (Rod cell) adalah sel fotoreseptor di dalam retina yang dapat berfungsi pada kondisi cahaya yang redup. Pada umumnya terdapat sekitar 125 juta sel batang pada mata manusia. Sel ini lebih sensitif dibandingkan dengan sel kerucut sehingga sel inilah yang bertanggung jawab terhadap penglihatan dalam gelap.

Sel kerucut (Cone Cell) adalah sel penerima sinar di dalam retina mata yang bertanggung jawab terhadap penglihatan warna terang.  Sel kerucut kurang sensitif terhadap cahaya dibandingkan sel batang,tapi sel kerucut mampu membedakan warna. Sel kerucut juga dapat melihat detail yang lebih halus dan karena memiliki respon yang cepat terhadap perubahan.

Pada kasus buta warna, satu atau lebih sel kerucut dan sel batang tidak berfungsi sebagai mana mestinya, sehingga penderita buta warna tidak bisa melihat warna tertentu. Pada Sel kerucut terdapat tiga jenis sel  yang memilki fungsi-fungsi tertentu dan masing-masing sel-sel tersebut sangat peka terhadap spektrum merah, hijau dan biru.  Untuk mengetahui seseorang menderita buta warna atau tidak, maka dapat dilakukan tes buta warna dengan BUKU ISHIHARA, dimana pada buku tersebut terdapat lingkaran-lingkaran berwarna yang di dalam nya terdapat ANGKA atau JALUR. Jika seseorang menderita buta warna maka angka atau jalur yang dilihat di dalam lingkaran tersebut akan berbeda dengan orang normal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s